Manfaat Neem Oil Untuk Tanaman

Manfaat Neem Oil Untuk Tanaman

Neem Oil atau Minyak nimba adalah minyak nabati yang diambil dari buah dan biji nimba (Azadirachta indica), yaitu tanaman yang endemik di anak benua India dan telah diperkenalkan ke banyak daerah lain di daerah tropis. Minyak ini adalah produk mimba terpenting yang diproduksi secara komersial untuk pertanian organik dan obat-obatan.

Warna minyak mimba bervariasi tergantung pada berapa hari benih direndam dalam air, bisa berwarna kuning keemasan, coklat kekuningan, coklat kemerahan, coklat tua, coklat kehijauan atau merah terang. Minyak ini memiliki bau yang agak kuat seperti gabungan dari bau kacang dan bawang putih. Komposisi utama Neem Oil terdiri dari trigliserida dan mengandung banyak senyawa triterpenoid, yang berasa rasa pahit, bersifat hidrofobik, untuk mengemulsi dalam air dengan tujuan aplikasi, diformulasikan dengan surfaktan.

Azadirachtin adalah triterpenoid yang paling terkenal dan banyak dipelajari dalam Neem Oil. Nimbin adalah triterpenoid lain yang telah dikreditkan dengan beberapa khasiat minyak neem sebagai antiseptik, antijamur, antipiretik dan antihistamin. Minyak mimba juga mengandung beberapa sterol, termasuk campesterol, beta-sitosterol, dan stigmasterol.

Banyak orang yang menggunakan neem oil sebagai obat tradisional yang ampuh mengatasi penyakit kulit seperti eksim dan beberapa jenis alergi. Kandungan di dalamnya dapat meningkatkan imunitas kulit sehingga tak mudah tertular penyakit kulit lainnya. Seperti kandungan vitamin E dan C, antioksidan, asam linoleat yang terkenal sebagai bahan anti inflamasi dan terkenal juga sebagai antiseptik alami yang kuat.

Selain untuk obat-obatan, Neem oil juga biasa digunakan sebagai komposisi dalam produk kosmetik wajah dan rambut serta pestisida tanaman.

Formulasi yang terbuat dari minyak mimba banyak digunakan sebagai biopestisida untuk pertanian organik, karena dapat mengusir berbagai jenis hama termasuk kutu putih, ulat bit, kutu daun, cacing kubis, thrips, lalat putih, tungau, agas jamur, kumbang, ngengat. larva, lalat jamur, penggerek daun, ulat, belalang, nematoda, dan kumbang Jepang.

Minyak mimba tidak berbahaya bagi mamalia, burung, cacing tanah, atau beberapa serangga bermanfaat seperti kupu-kupu, lebah madu, dan kepik daun jika tidak terkonsentrasi langsung ke daerah habitat atau sumber makanan mereka. Dapat digunakan sebagai pestisida rumah tangga untuk semut, kutu busuk, kecoa, lalat, lalat pasir, siput, rayap dan nyamuk baik sebagai pengusir nyamuk maupun larvasida.

Produk minyak mimba bisa diaplikasikan untuk berbagai tanaman seperti herbal, sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dan tanaman hias. Terlepas dari jenis tanaman yang dirawat, minyak nimba dapat merusak tanaman dengan membakar dedaunannya. Jangan gunakan pada transplantasi tanaman yang masih abru atau tanaman yang mengalami stres.

Pengaplikasikan Neem oil untuk membunuh hama tanaman adalah dengan pencampuran dengan air, perbandingan disesuaikan menurut keterangan pada kemasan produk neem oil yang anda beli. Biasanya 2 sendok kecil neem oil dicampur dengan 1 liter air. Semprotkan ke batang dan daun yang terkena hama, lakukan pada pagi atau sore hari saat matahari tidak terik.